sumber foto: pinterest.com Hidup di zaman sekarang, rasanya ada banyak tuntutan yang datang dari berbagai arah. Salah satunya adalah soal hubungan asmara. Dulu, saya tidak pernah merasa perlu memberi label "jomblo" pada diri sendiri. Bahkan, saya tidak terlalu memahami arti kata itu. Bagi saya, pacaran bukan sesuatu yang wajib, sehingga tidak punya pacar bukanlah hal yang memalukan. Seiring waktu, istilah "jomblo" semakin populer dan bahkan muncul berbagai macam jenisnya, seperti "jomblo mager", "jomblo miskin", "jomblo fi sabilillah" dan lain sebagainya. Rasanya, seolah-olah pacaran menjadi keharusan. Saya bukan anti pacaran, tapi yang saya heran, kenapa aktivitas pacaran seakan-akan menjadi hal yang sangat penting? Kenapa orang-orang yang tidak pacaran seringkali menjadi bahan candaan? Kita tidak pernah tahu perasaan orang lain. Mungkin saja, mereka yang kita canda, sebenarnya merasa terluka. Candaan kita bisa membuat mereka tertekan ...
Welcome to my own space!